YOGA


🙏

Yoga, adalah satu-satunya olahraga yang sampai sekarang masih saya lakukan sejak 2 januari 2017. Pertama kali dikenalkan oleh seorang teman yang juga guru yoga bernama Wuri Rafa. Dari mbak Wuri inilah saya mengikuti kelas yoga KAPHA basic di salah satu sanggar senam di Lumajang. 

The first impression when i'm doing yoga is, "why i have to do this?" karena begitu selesai yoga, seluruh badan berasa seperti habis digebukin orang sekampung. Tangan ngga bisa diangkat ke atas. Kaki ngga bisa ditekuk ataupun dilurusin. Intinya, seluruh badan jadi pegel semua 😅. But, after yoga, one problem's solved, insomnia yang udah bertahun-tahun hilang. I fell slept and have a sleep well. Akhirnya keesokan harinya setelah yoga pertama, saya memutuskan untuk terus masuk ke kelas yoga. Dan keterusan sampai sekarang deh.

😊😊😊

Why yoga? Karena menurut saya, kalo kamu yoga, kamu ngga perlu butuh tempat khusus atau peralatan khusus. Ngga punya mat? Gelar aja karpetnya atau pake lantai juga udah bisa. Ngga ada studio? Just do it in your living room or even your bedroom. 

For some people i know, mostly they like erobic or zumba than yoga. Karena mereka beranggapan bahwa yoga itu boring, You only sit and take a deep breath. Or hanging on one asana for a moment. They never knew aja kalo udah menekuni yoga, kamu bakalan bolak balik jatuh dan penasaran kenapa kamu sampai ngga bisa melakukan asana itu 😅. Dan kamu ngga akan berhenti sebelum kamu sukses with that. Trust me!


Entah kerasukan apa, kemudian saya berlatih yoga setiap hari. Everyday and everywhere. Ikut special class dan workshop setiap kali dapat ijin dari suami. Akhirnya, suatu saat ada seorang teman, Mitha. She invited me to go yoga in JSS. Salah satu sanggar senam di Jember. Ternyata kelas KAPHA juga. 

Dari sinilah saya lebih tahu tentang yoga, pada waktu itu Mbak Jua adalah guru yoga 200h (saat itu mbak Wuri masih 30h, tapi sekarang sudah 200h juga) jadi saya banyak mendapatkan ilmu baru dari mbak Jua. Seperti pada pujanggasana, kadua bahu harus diputar, dijauhkan dari telinga. Atau pada adhomuka, badan di dorong ke arah badan dan tumit menyentuh matras. 

Kebetulan, ternyata mbak Jua akan mengadakan Pre-TT 30h KAPHA yoga. Setelah mendapatkan ijin, alhamdulillah, akhirnya saya ikut Pre-TT di bulan September dan mulai mengajar di bulan November.  

Sebenernya setelah lulus ujian 30h itu, saya diberikan kesempatan untuk mendapatkan beasiswa 200h di IYS Jakarta. Tapi, qadarallahu, tidak ada ijin dari suami, akhirnya merelakan kesempatan beasiswanya deh. Hiks hiks 😭


This is my first class. Waktu itu masih belum ada studio dan masih belum ada muridnya juga. Jadi saya bikin karma yoga di desa saya dengan ibu-ibu PKK.

Ini dia mbak Wuri, tersangka yang membuat saya jatuh cinta sama yoga, Namaste suhu 🙏
Dan mereka berdua adalah partner in crime of yoga, dengan mereka berdua saya belajar yoga di mana-mana. Ikut festival bareng, ikut workshop bareng, ikut special class bareng. Yang tengah, yang matanya sipit itu Ce Grace. Dan yang matanya belok itu Mitha. Sebenernya Ce Grace juga mau ikutan Pre-TT waktu itu di mbak Jua, tapi sebulan sebelum Pre-TT dimulai, eh... deske hamil. Ngga jadi deh ikut Pre-TT. Mitha juga ikut Pre-TT, satu angkatan dengan saya, tapi ngga dipake buat ngajar.

Well, Yoga is my passion. I do Yoga almost everyday and everywhere. I still learning while i'm teaching. Yoga is not about how you can touch your toes and stand with your hand. Yoga is more than that. It's more about patience, it's more about respect, it's more about how you can love yourself and others. Baby, i think i'm deeply in love with yoga. Apakah ini yang dinamakan cinta? 😝😝😝

Komentar

Postingan populer dari blog ini

POLIGAMI PART II

PERSELINGKUHAN, FIKSI ILMIAH DAN DUNIA NYATA

This is me...